Susu
adalah makanan pokok untuk bayi, karena bayi belum bisa makan makanan
selain ASI. ASI bagi bayi berfungsi untuk pembentukan tulang dan gizi.
Namun masalahnya adalah tidak semua ibu bisa menyusui secara normal
karena berbagai alasan. Biasanya Ibu-ibu mengganti ASI dengan susu sapi,
mereka memiliki alasan bahwa di dalam susu sapi banyak terdapat
kandungan gizi. Padahal kalau mereka tahu sebenarnya yang paling banyak
kandungan gizi dan proteinnya adalah susu kambing.Kurangnya pemahaman tetang manfaat dan cara mengkonsumsi menjadikan susu kambing tidak banyak diminati ibu-ibu. Selain itu juga ada rumor yang mengatakan bahwa di dalam susu kambing terdapat bakteri atau virus, padahal yang ada virusnya itu justru malah susu sapi. sebagai pertimbangan anda untuk bisa berpindah mengkonsumsi susu kambing. Berikut kami sampaikan beberapa manfaat susu kambing untuk bayi dan anak-anak.
- Mengurangi alergi, resiko gangguan pernapasan dan gangguan pencernaan pada bayi, karenan susu kambing tidak memiliki unsur lactoglobulin yang menjadi penyebab utama dari penyakit alergi, pernapasan dan gangguan pencernaan.
- Komposisi asam lemak esensial yang seimbang membuat susu kambing lebih mudah dicerna bayi ketimbang susu sapi.
- Kandungan kalsium tinggi hingga dapat membentuk tulang bayi lebih padat dan kuat, vitamin D, vitamin B2 dan lain sebagainya.
- Karena susu kambing memiliki resiko tinggi untuk terkena virus dan bakteri maka sebaiknya panaskan susu kambing sebelum diberikan kepada bayi.
- Jangan jadikan susu kambing murni sebagai konsumsi utama untuk bayi, anda harus tetap memberikan ASI untuk bayi anda walaupun dalam kapasitas sedang. Karena hanya ASI yang dapat membentuk kekebalan tubuh secara optimal pada bayi.
Disarikan dari berbagai sumber

